IELTS atau International Englisng Testing System merupakan suatu tes kompetensi Bahasa Inggris yang digunakan untuk mengukur kemampuan orang yang akan belajar atau bekerja di negara yang menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa utama. IELTS sudah digunakan sejak 1989 dan menggunakan sistem skala sembilan pita untuk mengetahui keahlian berbahasa, dari yang bukan pengguna (skor 1) hingga ahli (skor 9).

IELTS sendiri dibuat oleh British Council, IDP IELTS Australia, dan juga Cambridge English Language Assesment dan diterima di lebih dari 10,000 institusi dunia. Sehingga tidak heran setiap tahun jumlah orang yang mengambil tes IELTS ini meningkat. Pada tahun 2016 ada lebih tiga juga orang yang mengambil tes ini (Bristish Council, 2017).

IELTS memiliki dua modul, yakni Academic Module dan General Training Module. Kegunaan dua modul ini berbeda. Jika kita ingin melanjutkan pendidikan di luar negeri, maka kita harus mengambil modul Academic. Sedangkan jika ingin bekerja atau memenuhi syarat untuk emigrasi, maka kita bisa mengambil General Training Module.

IELTS dan TOEFL memiliki perbedaan terutama dalam model soal yang dikeluarkan. Di IELTS, mayoritas tes selalu mengutamakan isian pendek dan sedikit pilihan ganda. Sedangkan pada TOEFL, mayoritas soal adalah pilihan ganda. Selain itu, di IELTS speaking test nya adalah face to face sedangkan pada modul TOEFL iBT, speaking test nya menggunakan computer yang kemudian direkam. Soal harga pun berbeda, IELTS lebih mahal dibandingkan dengan TOEFL iBT. Tahun 2018 ini, biaya tes IELTS adalah 2,85 juta atau 2,9 juta sedangkan TOEFL iBT adalah 195 US dollar atau sekitar 2,7 juta (berdasarkan website Alfalink).

Melihat harga IELTS yang begitu mahal, namun mengapa masih banyak orang yang ingin mengambil tes IELTS? Hal ini karena tes IELTS dipercaya hamper semua institusi di dunia, terutama pendidikan tinggi. Model tes nya pun lebih realistis seperti kehidupan nyata dibandingkan dengan model tes lain. Penyedia beasiswa dan universitas sekarang ini lebih banyak yang menerima hasil dari tes IELTS. Sehingga tidak harganya pun mahal.

Lalu bagaimana kira-kira hasil dari tes IELTS orang Indonesia dibandingkan dengan negara lain? Dibawah ini adalah perbandingan skor dari Reading, Listening, Writing, Speaking, dan rerata skor dari berbagai orang dengan bahasa utama Bahasa Inggris, Filipino, Indonesia, Jawa, Malay, Thai, Vietnamese, dan Lainnya.

First Language* Reading Listening Writing Speaking Overall
English 6.7 7.2 6.3 7.1 6.9
Filipino 6.9 7.3 6.3 6.8 6.9
Indonesian 6.6 6.5 5.8 6.2 6.3
Javanese 6.2 5.9 5.6 5.7 5.9
Malay 6.9 7.0 6.0 6.5 6.7
Thai 6.0 6.2 5.5 5.9 6.0
Vietnamese 6.2 6.0 5.6 5.8 6.0
Other 6.3 6.5 6.3 6.9 6.6

* First language as self-chosen by test takers drawn from a wide range of nationalities (https://www.ielts.org/teaching-and-research/test-taker-performance)

Baca juga :

Dari tabel itu terlihat bahwa orang Filipina memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang sangat bagus, seperti orang yang menggunakan Bahasa Inggris sebagai Bahasa Ibu mereka. Orang yang menggunakan Bahasa Jawa sebagai Bahasa Ibu cenderung memiliki skor IELTS yang cukup rendah (5,9= Modest to Competenet User)  dibandingkan dengan orang Indonesia yang bahasa Ibu nya adalah Bahasa Indonesia (6,3= Competent User). Kita asumsikan jika yang menggunakan Bahasa Jawa adalah dari desa, bisa dipahami bahwa di Indonesia kualitas pendidikannya belum merata sehingga terwujud dalam bentuk skor IELTS yang seperti ini. Meskipun begitu, bukan berarti orang yang berbahasa Jawa akan memiliki kompetensi Bahasa Inggris yang lebih rendah dibandingkan orang yang menggunakan Bahasa Indonesia sejak lahir. Itu semua tergantung dari pendidikan (Which I will discuss in another post). Pendidikan Bahasa Inggris di Filipina sangat berbeda dan mayoritas sekolah-sekolah menggunakan Bahasa Inggris, sehingga tak heran kemampuan Bahasa Inggris mereka sangat bagus.

Arti dari skor-skor tersebut dapat dilihat pada tabel dibawah ini.

Bandscore

 

Skill level Description
Band 9 Expert user You have a full operational command of the language. Your use of English is appropriate, accurate and fluent, and you show complete understanding.
Band 8 Very good user You have a fully operational command of the language with only occasional unsystematic inaccuracies and inappropriate usage. You may misunderstand some things in unfamiliar situations. You handle complex detailed argumentation well.
Band 7 Good user You have an operational command of the language, though with occasional inaccuracies, inappropriate usage and misunderstandings in some situations. Generally you handle complex language well and understand detailed reasoning.
Band 6 Competent user Generally you have an effective command of the language despite some inaccuracies, inappropriate usage and misunderstandings. You can use and understand fairly complex language, particularly in familiar situations.
Band 5 Modest user You have a partial command of the language, and cope with overall meaning in most situations, although you are likely to make many mistakes. You should be able to handle basic communication in your own field.
Band 4 Limited user Your basic competence is limited to familiar situations. You frequently show problems in understanding and expression. You are not able to use complex language.
Band 3 Extremely limited user You convey and understand only general meaning in very familiar situations. There are frequent breakdowns in communication.
Band 2 Intermittent user You have great difficulty understanding spoken and written English.
Band 1 Non-user You have no ability to use the language except a few isolated words.
Band 0 Did not attempt the test You did not answer the question

Source: https://takeielts.britishcouncil.org/find-out-about-results/understand-your-ielts-scores

Jika kamu ingin mengambil kuliah master atau S2 diluar negeri, umumnya mereka mensyarakatkan skor IELTS 6,5 dengan tidak ada skor dibawah 6 disetiap bagian. Jika kamu ingin mengambil jurusan berkaitan dengan sosial, maka skor IELTS yang diminta biasanya 7 atau 7,5. Jika kamu memutuskan untuk mengejar mimpi kuliah di luar negeri, segara persiapkan IELTS kamu.

Other source:

https://www.britishcouncil.org/organisation/press/ielts-numbers-rise-three-million-year

Baca juga :

My name is Manaf, a full time learner. Passionate about sustainable development, environment, and youth education.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *