Tidak terasa bulan Ramdhan sudah menyapa. Hari ini sudah hari ke-5 puasa. Alhamdulillah. Di bulan puasa ini ada yang berbeda karena status saya sudah bukan mahasiswa lagi. Rasanya aneh tidak lagi mengikuti kelas sore. Tidak lagi berburu takjil bersama teman-teman mahasiswa. Sekarang lebih banyak sendiri. Mungkin bersama teman-teman UKM saja.

Di Ramadhan 2018 ini banyak hal yang berbeda yang saya hadapi. Terutama masalah masa depan. Pertanyaan saya sejak semester 5 masih belum terjawab sampai sekarang karena saya memiliki banyak minat dan bingung kira-kira pekerjaan macam apa yang cocok bagi saya. Sehingga di bulan puasa ini saya banyak lakukan refleksi pada diri sendiri apa yang kiranya bisa saya lakukan dan tidak. Mengingat saya tidak lolos beasiswa StuNed, saya perlu mendaftar beasiswa LPDP untuk bisa mengejar pendidikan master di luar negeri.

Di Ramadhan kali ini saya juga menghadapi finansial crisis karena bulan April saya belum gajian. Sedangkan saya harus membayar student loan yang jumlahnya tidak mungkin terbayarkan. Meski saya sudah meminta keringanan, saya masih was was dengan kondisi keuangan saya sekarang ini. Karena sejujurnya uang saya tidak ada 200rb. Untungnya, selama bulan Ramdhan banyak masjid yang menyediakan makanan untuk berbuka dan sahur secara gratis sehingga saya tidak perlu kebingungan untuk berhemat.

Di Ramadhan kali ini pun saya juga masih ingin memiliki usaha. Banyak ide yang ingin saya jalankan. Salah satunya jualan tas yang saya ingin lakukan. Masih dalam tahap ide dan sulit sekali mencari penjahit yang mampu dan mau karena ide yang saya miliki berbeda. Semoga bisa segera terlaksana. Selain itu saya juga memiliki ide untuk membuat microgreens. Sudah membeli benihnya. Tinggal menanam saja.

Di Ramadhan kali ini, saya perlu mengatur waktu kembali, Kapan tidur, bangun, sahur, beribadah, membaca, dan kembali beribdaha kepada-Nya. Karena setelah sahur nunggu sholat Shubuh setelah itu tidur kembali tidak enak. Karena jam 07.20 harus sudah berangkat bekerja. Sudah dua kali kalau sahur tidur kembali nanti bangun lagi jam 8 pagi. Tidak enak seperti ini. Semoga bisa segera mengatur diri agar lebih mantap beribadah kepada Ilahi.

My name is Manaf, a full time learner. Passionate about sustainable development, environment, and youth education.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *